Manfaat Sayur Okra untuk Pria Wanita, Cara Konsumsi, dan Efek Sampingnya
Okra sering pula disebut sebagai lady finger atau jari
wanita. Ia termasuk jenis tanaman berbunga abadi dari genus hibiscus dan
keluarga Malvaceae atau kapas-kapasan. Tanaman yang menghasilkan serat ini
sudah banyak dibudidayakan terutama di daerah dengan iklim hangat dan tropis
seperti Indonesia. Asalnya sendiri dari Afrika dan sudah banyak ditemukan di
negara-negara lain seperti Jepang, Filipina, Sri Lanka, Saudi Arabia hingga
Eropa dan Amerika. Di Indonesia sendiri tanaman ini masih kurang dikenal walau manfaat sayur okra terbilang sangat
banyak bagi kesehatan. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapat dari
konsumsi sayur okra, lengkap dengan kandungan, anjuran pemakaian hingga efek
sampingnya.
1. Membantu
Menurunkan Berat Badan
Okra termasuk dalam jenis sayuran yang kalorinya rendah.
Tiap 100 gram okra mengandung 30 kalori saja. Tanaman ini juga tidak memiliki
kandungan lemak jenuh maupun kolesterol. Sebaliknya, okra kaya akan serat,
vitamin hingga mineral. Okra juga sering direkomendasikan ahli gizi sebagai
makanan yang dapat membantu mengontrol kadar kolesterol serta program diet.
2. Membantu Mencegah Sembelit
Okra juga termasuk dalam jenis polong-polongan yang kaya
akan lendir sehingga mmebantu peristaltik kelancaran makanan melalui usus.
Kondisi sembelit akan dibantu untuk dilancarkan atau diredakan.
3. Membantu Melindungi Paru-paru
Ada banyak kandungan nutrisi yang ada dalam sayur okra.
Tidak heran jika salah satu manfaat sayur okra ialah antioksidan berkat adanya senyawa flavonoid serta beta
karoten, lutein dan xanthin yang akan melindungi paru-paru.
4. Menjaga Kesehatan Kulit dan Mata
Vitamin A dalam okra sangatlah baik dalam menjaga
kesehatan mata. Vitamin A juga turut dibutuhkan dalam menjaga selaput lendir
yang menjaga kulit agar tetap sehat.
5. Mencegah Kanker Rongga Mulut
Antioksidan dalam okra merupakan senyawa yang bisa
membantu pencegahan kanker dalam rongga mulut.
6. Mengurangi Resiko Cacat Janin
Okra segar merupakan sumber folat yang cukup. 100 gram okra segar memiliki kandungan hingga 22 persen RDA. Konsumsi makanan yang kaya akan folat ini terutama untuk wanita hamil akan bisa menurunkan resiko cacat tabung syaraf janin saat masih berada dalam kandungan.
7. Membantu Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh
Konsumsi okra akan membantu tubuh dalam mengembangkan
sistem kekebalan akan infeksi, melindungi tubuh dari radikal bebas serta
mengurani batuk. Dalam okra terdapat kandungan
vitamin C hingga 30 persen yang akan memenuhi rekomendasi harian bagi tubuh.
Manfaat zat besi dalam okra turut membantu pengaturan molekul hemoglobin.
Sel-sel darah merah akan bertanggungjawab dalam mendistribusikan oksiden dari
paru-paru menuju seluruh tubuh. Zat besi juga memiliki peran dalam metabolisme energi,
sintesis DNA hingga sistem kekebalan tubuh.
8. Memperkuat Tulang dan Gigi
Okra banyak mengandung vitamin K yang juga adalah
co-faktor enzim pembekuan darah serta dibutuhkan dalam memperkuat tulang. Okra
juga merupakan penghasil kalsium yang sangat baik bagi pertumbuhan tulang serta
gigi.
9. Menjaga Keseimbangan Tubuh
Okra kaya akan vitamin B kompleks, thiamin serta asam
pantotenat. Vitamin B kompleks sendiri sangatlah diperlukan dalam tiap fungsi
butuh manusia. Kinerja vitamin B kompleks ini akan saling berkaitan satu sama
lain. Kekurangan satu saja jenis vitamin B kompleks akan menyebabkan
ketidakseimbangan pada tubuh, termasuk di antaranya adalah sistem syaraf yang
kurang sehat, kekurangan energi, pencernaan buruk hingga kadar kolesterol tidak
sehat. Pastikan asupan vitamin B kompleks ini dipenuhi dalam menu makanan
sehari-hari.
10. Membantu Metabolisme Energi
Mangaan serta magnesium dalam sayur okra akan menjadi co-faktor ragam jenis enzim yang ada dalam tubuh. Magnesium akan menjadi katalisator aneka reaksi biologi dalam tubuh. Mangaan berfungsi untuk sintetis ureum, mencegah peroksidasi lemak serta pembentukan jaringan ikat. Keduanya sangat penting terutama dalam proses pengontrolan metabolisme.
11. Menurunkan Kolesterol
Manfat sayur okra berikutnya adalah menurunkan
kolesterol, sebagaimana tercantum dalam jurnal kesehatan dan biologi dari
Amerika. Ekstrak okra diklaim bisa membantu dalam menurunkan kadar kolesterol
dalam darah.
12. Membantu Proses Pencernaan
Okra ialah sumber serat yang sangat baik sehingga bisa
membantu meringankan pencernaan serta meningkatkan kadar gula darah.
Cara Konsumsi Okra
Cara pakai/aturan pakai okra agar kita bisa mendapatkan hasil
maksimal dari konsumsinya adalah sebagai berikut:
Cuci bersih okra terlebih dahulu secara menyeluruh dalam
air dingin. Ini karena beberapa varietas okra mungkin mengalami semprotan
pestisida serta insektisida. Pembersihan dilakukan agar dapat menghilangkan
kotoran, insektisida residual maupun tanah yang menempel.
Potong ujung batang atas menggunakan pisau lalu iris
sesuai selera.
Cara pengolahan okra bisa dengan diiris atau dicincang
kemudian direbus maupun digoreng dalam minyak panas. Okra juga bisa
dikombinasikan bersama sayuran lain, daging maupun nasi.
Di Pulau Karibia, okra biasa digunakan sebagai salah satu
bahan pembuatan sup atapun diolah bersama ikan. Sementara di Mesir, okra akand
ilah bersama daging sapi maupun domba.
Okra bisa juga dibuat sebagai bahan acar atau diawetkan
seperti sayuran. Daun okra dapat pula dimasak maupun dimakan mentah sebagai
salad.
Di samping aneka manfaat
sayur okra yang disebutkan di atas, ternyata ada pula efek samping yang bisa dialami oleh kita. Kandungan oksalat dalam
okra terbilang tinggi sehingga bisa mengakibatkan batu empedu serta kondisi
ginjal memburuk. Sebaiknya penggunaan okra sebagai obat tradisional tidak
terlalu berlebihan. Cara memasak okra juga sebaiknya tidak digoreng agar
manfaatnya bagi kesehatan tidak berkurang atau justru membahayakan.

