Manfaat Daun Kenikir untuk Kecantikan, Ibu Hamil, Menyusui, Asam Urat Kolesterol dan Efek Sampingnya
Kesehatan merupakan hal vital bagi seorang
manusia, karena dengan kesehatan inilah manusia bisa tetap produktif dan
menjalan kegiatan sehari-hari mereka. Namun lagi dan lagi, kesehatan masih saja
menjadi hal yang sering disepelekan meskipun imbasnya sangat besar. Pola hidup
dan pola makan yang sangat tidak teratur mempengaruhi tingkat kesehatan dan
berimbas pada berkurangnya tingkat produktivitas kita. Dalam hal penanganan
turunnya tingkat kesehatan (sakit) banyak cara yang bisa ditempuh, selain bisa
memulai untuk memperbaiki pola hidup (termasuk pola makan dan tidur) untuk
sakit yang tidak parah dan terlalu butuh penanganan medis segera, bisa juga
dengan pengobatan baik pengobatan tradisional maupun medis.
Pengobatan medis dan penggunaan zat-zat kimia atau
obat-obatan memang lebih cepat dalam proses penyembuhan maupun lebih baik
efeknya sebagai usaha prefentif, tetapi efek samping dalam jangka panjang
menjadi momok sendiri bagi kebanyakan orang. Sehingga “back to nature” menjadi solusi pengobatan yang tepat untuk
kebanyakan orang. Pengobatan secara tradisional yang menggunakan bahan-bahan
herbal memang lebih baik karena tidak memiliki efek samping baik dalam jangka
pendek maupun jangka panjang pemakaian. Banyak masyarakat yang mulai menanam
apotek hidup dengan tujuan untuk mempermudah saat sewaktu-waktu membutuhkannya.
Salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat adalah daun kenikir. Apa saja manfaat daun kenikir untuk kecantikan dan kesehatan?
Apa saja sih bahan yang terkandung dalam daun kenikir?
Kenikir atau ulam raja yang memiliki nama latin Cosmos
caudatus Kunth merupakan tanaman yang oleh masyarakat
sehari-hari biasa dikonsumsi sebagai sayuran atau sebagai tanaman obat. Tanaman
ini merupakan tanaman perdu yang memili tinggi 75-100 cm serta memiliki bau
yang khas. Batangnya membujur dan memiliki banyak ruas serta cabang. Daunnya
majemuk, ujungnya runcing dan memiliki panjang 15-25 cm. Bunganya majemuk
berwarna merah dengan 8 mahkota dan panjang 1 cm. Sedangkan bijinya keras dan
memiliki bentuk jarum. Daun kenikir mengandung
flavonoid polifenol, tokoferol, terpenoid, mineral, kalsium, magnesium,
kuersetin, saponin, dan minyak atsiri. Sedangkan akarnya mengandung koniferil
alkohol dan hidroksieugenol.Dengan kandungan yang ada didalam tanaman kenikir
ini dapat digunakan sebagai:
Obat kanker
Penelitian menunjukkan bahwa
daun kenikir ini memiliki senyawa bersifat antioksidan (yakni glikosida
kuersetin dan flavonoid) yang cukup tinggi yakni dengan IC50 sebesar 70 mg/L.
Antioksidan sendiri dapat memacu laju proses apoptosis dimana pemacuan proses
ini adalah salah satu cara penghambatan karsinogenesis. Aktivitas ini bisa
dikembangkan sebagai antikanker.
Obat maag
Kandungan tokoferol,
hidroksieugenol, dan polifenol mampu menetralkan asam lambung dan mampu
memperkuat otot sphincter lambung.
Obat Lemah jantung
Flavonoid dapat memperlancar
aliran darah, memperkuat pembuluh darah serta otot jantung.
Obat pembengkakan payudara
Sebagian ibu menyusui,
terkadang ASI keluar terus menerus dan menyebabkan pembengkakan pada payudara.
Pembengkakan ini bisa diredakan dengan bantuan senyawa terpenoid serta anti
inflamasi yang dimiliki daun kenikir.
Obat gondokan
Pembengkakan kelenjar tiroid
ini bisa diatasi dengan senyawa polifenol dan tokoferol yang terkandung didalam
daun kenikir, senyawa tersebut mampu mengurangi dan meredakan peradangan yang
ditimbulkan.
Obat cuci darah
Meningkatkan imunitas (sistem kekebalan tubuh)
Kenikir yang juga mengandung
vitamin A,C, E, dan senyawa protein untuk memperbaiki imun dalam tubuh,
meningkatkan metabolisme, dan juga pembentukan fagosit.
Menguatkan tulang
Kandungan mineral didalam
tanaman ini bisa menjadi suplemen untuk kebutuhan tulang sehingga bisa
berpengaruh terhadap mempertahankan kekuatan tulang.
Penambah nafsu makan
Daun kenikir mengandung
senyawa kuersetin yang mampu meningkatkan nafsu makan, terutama pada anak-anak,
juga bisa dimanfaatkan sebagai penambah nafsu makan orang pasca operasi atau
perawatan tertentu sehingga mampu memulihkan stamina dan kekuatannya.
Mengatasi bau mulut
Senyawa koniferil alkohol
berfungsi untuk membunuh bakteri maupun kuman yang terbawa bersama makanan.
Senyawa ini akan aktif membersihkan mulut dan air liur dari bakteri yang
menyebabkan bau mulut.
Mendetoksifikasi racun dalam darah
Kandungan flavonoid,
antioksidan, dan vitamin E bisa menetralisir racun berbahaya didalam darah.
Cara Mengolah Daun Kenikir
Cara
mengkonsumsi daun kenikir cukup mudah yakni dengan cara dikonsumsi
langsung sebagai lalapan, direbus dan dikonsumsi airnya, dikukus, dijadikan
makanan (seperti karedok dan urap), bisa juga dibuat sebagai jus. Untuk
keperluan tertentu seperti mengobati gondokan dan pembengkakan pada payudara
(pengobatan luar), daun kenikir bisa ditumbuh atau dibakar untuk mengeluarkan
kandungan didalamnya lalu dioleskan/dibubuhkan pada tempat sakitnya untuk meredakan pembengkakan
yang terjadi. Untuk mengurangi bau mulut, daun kenikir in bisa digunakan
sebagai obat kumur atau cukup dikunyah dalam beberapa waktu lalu berkumur.
Apakah daun kenikir memiliki efek samping?
Dalam beberapa kasus muncul efek samping daun kenikir seperti reaksi alergi seperti
gatal, ruam dan mata berair. Sehingga, profesional medis kurang menyarankan
suplemen herbal daun kenikir karena kurangnya pengawasan dalam penggunaanya
serta tidak ada jumlah pasti keamanan dosis dalam mengkonsumsinya. Meskipun
reaksi alergi ini jarang terjadi, namun reaksi alergi (anaphylaxis) bisa saja terjadi. Gejala yang akan muncul pada reaksi
alergi selain gatal-gatal dan ruam, akan mungkin terjadi nyeri dada, kesulitan
bernapas, dan pembengkakan wajah.
Penggunaan daun kenikir yang tepat dapat membantu
dalam berbagai pengobatan yang disebutkan diatas, namun karena belum ada dosis
yang dianjurkan oleh lembaga profesional medis, sebaiknya tidak terlalu
berlebihan dalam mengkonsumsi daun kenikir ini karena ditakutkan akan muncul
gejala-gejala atau reaksi alergi yang nantinya justru akan membahayakan
pengkonsumsinya. Karena pada dasarnya semua bahan akan baik jika tepat dan
tidak berlebihan dalam pemakaiannya.

