Lari vs Jalan Kaki, Sepeda, Berenang, Sepeda Statis dan Angkat Berat Manakah Paling Baik Membakar Kalori?
Berat badan yang ideal adalah dambaan setiap orang. Ada berbagai cara untuk
mendapatkan badan ideal dan proporsional seperti mengatur pola makan agar
asupan kalori tidak berlebih. Selain itu, berbagai jenis olahraga baik kardio
maupun fitness di gym juga dapat menjaga berat badan Anda ideal. Bagi Anda yang sedang melakukan diet dan
berusaha menurunkan berat badan tentu akan sangat bingung menentukan olahraga mana yang paling
efektif dan efisien membakar lemak dan kalori. Manakah yang paling banyak
membakar kalori? Apakah lari, jalan kaki, berenang atau angkat berat olahraga yang paling baik?
Lari vs Jalan Kaki
Sekilas, Anda akan berpikir bahwa berlari vs berjalan akan lebih banyak
membakar kalori. Berlari memang membakar lebih banyak kalori, tetapi hanya
sedikit saja. Berlari 1 mil (1,6 km) akan membakar sekitar 112 kalori,
sementara berjalan satu mil (1,6 km) akan membakar total 89 kalori. Jumlah itu
cukup sedikit bukan?
Namun, ada faktor lain yang perlu diperhitungkan yaitu berapa banyak waktu
yang Anda habiskan untuk berolahraga. Bagimana berlari vs berjalan. Berjalan
selama satu menit akan membakar kurang dari 5 kalori. Tapi berlari selama satu
menit akan membakar kalori lebih dari 11 kalori.
Jika Anda hanya punya 10 menit untuk berolahraga, lakukanlah sprint atau hiit cardio. Anda
akan membakar lebih dari 110 kalori, dibandingkan dengan 47 kalori yang Anda
bakar dengan berjalan selama waktu yang sama.
Berjalan memang memiliki kelebihannya. Jalan kaki sangat bagus untuk mereka
yang memiliki masalah pada lutut dan punggung. Jalan kaki juga lebih banyak
menggerakan bagian tubuh. Saat berlari, pelari hanya menggerakan lengan sedikit
saja, sedangkan saat berjalan kaki akan cenderung menggerakkan tubuh bagian
atas lebih banyak.
Lari vs Bersepeda
Mari kita lihat berlari vs bersepeda. Sekali lagi, bersepeda memiliki
kelebihan karena tumpuan lebih mudah yaitu di lutut dan kadang-kadang di
punggung. Kedua latihan ini akan membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular
dan pernapasan Anda. Selain itu, Anda akan membentuk otot-otot yang bagus di bagian
kaki Anda.
Tapi bagaimana dengan kalori? Tidak peduli seberapa cepat Anda berlari,
Anda akan selalu membakar 112 kalori per mil dengan berlari. Bersepeda berbeda.
Hambatan angin dan kecepatan akan memengaruhi jumlah kalori yang akan Anda
bakar. Seorang pengendara sepeda dengan kecepatan 10 mil per jam akan membakar
total 26 kalori per mil. Kecepatan 15-mph akan membakar 31 kalori. Dan
ultra-cepat 30 mil per jam akan membakar 59 kalori per jam.
Itu berarti bahwa seorang pengendara sepeda yang mengayuh sepanjang 30 mil
per jam (48 km/jam) perlu melakukan perjalanan 1,9 kali jarak pelari untuk
membakar jumlah kalori yang sama.
Faktor lain terhadap jumlah kalori yang dibakar anatara berlari vs
bersepeda adalah bahwa pelari akan menopang berat badan mereka sendiri dan menggunakan
otot-otot kaki untuk mendorong mereka maju. Sedangkan bersepeda, pengendara
sepeda menggunakan alat (sepeda) untuk melakukan hal ini.
Lari vs Berenang
Bagaimana berlari vs berenang? Manakah yang paling banyak membakar kalori?
Pertama-tama, kita perlu mengetahui keunggulan berenang. Berenang adalah olahara
yang luar biasa. Diantara semua olahraga, renang sangat kecil resiko cideranya.
Berenang sangat bagus untuk semua orang dari profesional maupun pemula. Berenang
menggerakan seluruh bagian tubuh dari kepala hingga ujung kaki. Jika Anda
khawatir terhadap kesehatan sendi Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter
Anda apakah berenang baik untuk olahraga Anda. Sekarang, bagaimana dengan
kalori? Anda sudah tahu bahwa berlari akan membakar 11,6 kalori per menit.
Berenang, secepat apapun akan membakar 550 kalori per jam.
Lari vs Angkat Beban
Anda pernah angkat beban di tempat fitness atau gym? Banyak perdebatan
berapa banyak kalori yang terbakar antara lari dengan angkat beban. Anda telah
mendengarkan ratusan pendapat berbeda, jadi mana yang benar? Mari kita selesaikan
perdebatan antara lari vs angkat beban.
Berlari, seperti yang Anda ketahui, membakar 700 kalori per jam. Seseorang
yang memiliki berat 80 kg akan membakar hanya 281 kalori per jam sambil
mengangkat beban. Sudah jelas kan berlari lebih banyak membakar kalori
dibandingkan angkat beban.
Namun, keunggulan angkat beban dibandingkan lari adalah angkat beban lebih
baik menambah massa otot ke tubuh Anda. Dan massa otot tanpa lemak lebih
efektif membakar kalori di tubuh Anda sepanjang hari. Jadi, Anda akan membakar
lebih banyak kalori setelah satu jam selesai angkat beban sehingga memiliki
efek jangka panjang yang lebih cepat.
Angkat berat juga akan membantu meningkatkan metabolisme tubuh Anda,
sehingga angkat beban lebih baik untuk menurunkan berat badan. Namun, sebaiknya
lari vs angkat beban tidak harus menjadi perdebatan. Bagi Anda yang sedang
berusaha menurunkan berat badan akan lebih baik jika mengkombinasikan kegiatan
tersebut.
Lari vs Sepeda Statis
Tidak semua orang memiliki waktu untuk melakukan kegiatan olahraga seperti
berlari di luar ruangan. Jika Anda termasuk orang yang sibuk, menyediakan alat
treadmill dan sepeda statis akan sangat membantu. Namun, pernyataannya manakah
yang paling banyak membakar kalori antara treadmill dan sepeda statis? Sepeda
statis akan membakar kalori sekitar 3,3 kalori per menit. Sepeda statis baru
akan membakar kalori setelah 5 menit berjalan. Treadmill akan terbakar lebih
lebih sedikit dibanding berlari di luar ruangan yaitu kurang dari 680 kalori
per jam.
Sekarang Anda sudah tahu mana kalori yang paling banyak terbakar lari vs jalan kaki vs berenang vs angkat berat vs sepeda statis. Anda bisa
memilih sesuai dengan kesukaan dan kondisi Anda tentunya.
